ada beberapa faktor penyebab resiko dalam jaringan komputer kecuali
Nah setelah mengetahui faktor penyebab charging cepat smartphone di atas. Maka kini Anda bisa lebih wise dalam treatment hape Anda khususnya dalam pengisian daya. Lihat juga Solusi Baterai Berhenti Mengisi. Anda tidak bisa menggunakan casan hp teknologi terbaru pada hape jadul. Tidak akan ada pengaruh besar, malah hp kepanasan yang ada.
Gejaladan Tanda Miopi. Jika Anda rabun jauh, Anda biasanya akan mengalami kesulitan membaca tanda jalan dan melihat obyek yang jauh dengan jelas, tetapi akan dapat untuk melihat dengan baik untuk tugas-tugas close-up seperti membaca dan penggunaan komputer. Tanda-tanda lain dan gejala dari miopi termasuk penyipitkan mata, ketegangan
A Pengertian. Hemoroid adalah bagian vena verikosa pada kanalis ani, hemoroid timbul akibat kongesti vena yang disebabkan oleh gangguan aliran balik, banyak terjadi pada usia diatas 25 tahun. ( Price dan Wilson, 2006 ) Hemoroid adalah bagian vena yang berdilatasi dalam kanal anal. Hemoroid internal yaitu hemoroid yang terjadi diatas spingter
JanVan Dijk dari Utrecth University membagi faktor penentu mengapa terjadi kesenjangan digital, yakni: 1. Kurangnya pengalaman digital dasar yang diakibatkan oleh kurangnya minat, kecemasan terhadap komputer dan tidak memperbaruhi minat terhadap teknologi baru (akses mental) 2. Tidak memiliki komputer dan jaringan internet (akses bahan ) 3.
Merokokmenjadi salah satu fakor risiko kanker paru-paru. Selain itu, ada faktor lain yang tidak bisa dikesampingkan. "Kebiasaan merokok berhubungan dengan sekitar 70% kematian akibat kanker paru," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes), Kemenkes RI, Prof dr Tjandra Yoga Aditama SpP (K), MARS, DTM&H, DTCE. Dalam
4 Faktor Non Alam. Campur tangan manusia juga ternyata bisa menyebabkan terjadinya gempa bumi. Gempa yang disebabkan oleh manusia biasanya dinamakan seismisitas terinduksi. Misalnya saja dengan
Traumatumpul: Trauma tumpul bisa lebih berbahya dan mungkin tidak ada tanda-tanda perdarahan dalam pada awalnya. Namun, ini adalah penyebab umum pendarahan dalam. Cedera deselerasi: Ketika deselerasi cepat terjadi, misalnya saat kecelakaan mobil, dapat terjadi robekan di pembuluh darah atau di “tangkai” dimana organ-organ saling terhubung.
Pengobatannyeri spondylosis biasanya termasuk obat anti-inflamasi, analgesik (pereda nyeri), dan relaksan otot. Obat antiinflamasi nonsteroid bisa sangat efektif dalam meredakan nyeri punggung dan leher akibat spondylosis. Beberapa obat ini, seperti ibuprofen (Advil, Motrin) dan naproxen (Aleve), tersedia tanpa resep.
Softwareyang ditanam pada sebuah computer untuk menerjemahkan bahasa computer. Software yang ditanam pada sebuah computer untuk. School Gunadarma University; Course Title SISTEM INF UASSOD1819; Uploaded By SargentElementAlpaca27. Pages 310 This preview shows page 39 - 42 out of 310 pages.
Dilansirdari Encyclopedia Britannica, ada beberapa faktor eksternal yang menjadi penyebab pelanggaran ham kecuali tegasnya aparat penegak hukum. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu berikut ini merupakan faktor internal yang menyebabkan pelanggaran HAM bisa terjadi kecuali? beserta jawaban
. 30 Apr Posted April 30, 2009 by ananoviku in Pertemuan 1. Tinggalkan sebuah Komentar Resiko Jaringan Komputer Segala bentuk ancaman baik fisik maupun logik yang langsung atau tidak langsung mengganggu kegiatan yang sedang berlangsung dalam jaringan. Pengelolaan terhadap keamanan dapat dilihat dari sisi pengelolaan resiko Risk Management. Faktor-faktor penyebab resiko dalam jaringan komputer 1. Kelemahan manusia human error 2. Kelemahan perangkat komputer Ada tiga komponen yang memberikan kontribusi kepada risk, yaitu Asset, Vulnerabilities dan Threats. Klasifikasi kejahatan komputer berdasarkan lubang keamanan dapat diklasifikasikan menjadi empat, diantaranya 1. Keamanan yang bersifat fisik physical security Contohnya akses orang ke dalam ruang komputer, peralatan dan media-media yang digunakan. 2. Keamanan yang berhubungan dengan orang personal Contohnya identifikasi dan profil resiko dari orang yang mempunyai hak akses pekerja. 3. Keamanan dari data, media serta teknik komunikasi communication Contohnya kelemahan dalam software yang digunakan untuk mengolah data. 4. Keamanan dalam operasi Contohnya kebijakan policy dan prosedur yang digunakan untuk mengatur dan mengelola sistem keamanan dan juga termasuk prosedur setelah serangan post attack recovery. A. Beberapa Ancaman dan Serangan Tujuan utama dengan adanya keamanan adalah untuk membatasi akses informasi dan sumber hanya untuk pemakai yangn memiliki hak akses. Ancaman keamanan 1. Leakage kebocoran pengambilan informais oleh penerima yang tidak berhak. 2. Tempering pengubah informasi yang tidak legal 3. Vandalism perusakan gangguan operasi sistem tertentu. Si pelaku tidak mengharap keuntungan apapun. Serangan pada sistem terdistribusi tergantung pada pengaksesan ke saluran komunikasi yang ada atau membuat saluran baru yang menyamarkan masquerade sebagai koneksi legal. Ada dua tipe penyerangan, yaitu 1. Penyerangan pasif, penyerangan yang hanya mengamati saluran komunikasi atau data. 2. Penyerangan aktif, secara aktif memodifikasi saluran komunikasi atau data Contoh Pemalsuan atau pengubahan E-mail dan TCP/IP Spoofing. Menurut W. Stallings ada beberapa kemungkinan serangan attack a. Interruption perangkat sistem menjadi rusak atau tidak tersedia. b. Interception pihak yang tidak berwenangn berhasil mengakses aset atau informasi. c. Modification pihak yang tidak berwenang tidak saja berhasil mengakses, akan tetapi dapat pula mengubah informasi. d. Fabrication pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem. B. Metode Penyerangan Ada beberapa metode penyerangna yang banyak dilakukan, diantaranya 1. Eavesdroping, mendapatkan duplikasi pesan tanpa ijin. 2. Masquerading, mengirim atau menerima pesan menggunakan identitas lain tanpa ijin mereka. 3. Message tampering, mencegat atau menangkap pesan dan mengubah isinya sebelum dilanjutkan ke penerima sebenarnya. “Man-in-the-middle-attack” adalah bentuk message tampering dengan mencegat pesan pertama pada pertukaran kunci enkripsi pada pembentukan suatu saluran yang aman. Penyerang menyisipkan kunsi lain yang memungkinkan dia untuk mendeskrip pesan besan berikutnya sebelum dienkrip oleh penerima. 4. Replaying, menyimpan pesan yang ditangkap untuk pemakaian berikutnya. 5. Denial of Service, membanjiri saluran atau sumber lain dengan pesan yang bertujuan untuk menggagalkan pengaksesan pemakai lain. C. Kebijakan dan Mekanisme Keamanan Sebuah layanan kebijakan keamanan meliputi aspek 1. Acces Control, perlindungan terhadap pemakaian ilegal. Aspek ini berhubungan dengan pengaturan akses kepada inforamsi. Hal ini biasanya berhubungan dengan klasifikasi data public, private, confidential, top secret dan user guest, admin, top manager, dll. 2. Authentication Menyediakan jaminan identitas seseorang. Aspek ini berhubungan dengan metode untuk menyatakan bahwa informasi betul-betul asli, orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud, atau server yang kita hubungi betul-betul server asli. 3. Confidentiality/Privacy kerahasiaan Perlindungan terhadap pengungkapan identitas ilegal. Privacy lebih ke arah data-data yang sifatnya pribadi, sedangkan confidentiality berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluan tertentu. 4. Integrity Melindungi dari pengubahan data yang ilegal. Aspek ini menekankan informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi. Serangan virus, trojan horse atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin merupakan contoh masalah yang harus dihadapi. Subuah E-mail bisa saja “ditangkap” intercept di tengah jalan, diubah isinya altered, tampered, modified kemudian diteruskan ke alamat yang dituju. 5. Non-repudiation Melindungi terhadap penolakan komunikasi yang sudah pernah dilakukan. Aspek ini menjaga agar seseorang tidak dapat menyangkal telah melakukan sebuah transaksi. D. Penanggulangan dari serangan 1. Enkripsi Digunakan untuk menyediakan kerahasiaan, dapat menyediakan authentication dan perlindungan integritas. 2. Digital Signature Digunakan untuk menyediakan authentication, perlindungan integritas dan non-repudiation. 3. Algoritma Checksum/Hash Digunakan untuk menyediakan perlindungan integritas dan dapat menyediakan authentication.
Berhubung topiknya terkait resiko, semoga Cybers bisa memahami apa maksudnya. Yang namanya resiko itu, nggak ada yang mau, iya nggak.? Tapi mau nggak mau harus mau, kaya mau ngelamar doi, resikonya ya takut kalo kalo ditolak trus frustasi apalagi sampe bunuh diri. Iiiih ngeri ya, biar nggak penasaran simak ulasannya berikut. Segala bentuk ancaman baik fisik maupun logik yang langsung atau tidak langsung mengganggu kegiatan yang sedang berlangsung dalam jaringan. Faktor- Faktor Penyebab Resiko Dalam Jaringan Komputer 1. Kelemahan manusia human error 2. Kelemahan perangkat keras komputer 3. Kelemahan sistem operasi jaringan 4. Kelemahan sistem jaringan komunikasi Ancaman Jaringan Komputer 1. FISIK Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan 2. Wiretapping Bencana alam 3. LOGIK Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi 4. Virus 5. Sniffing Beberapa Bentuk Ancaman Jaringan 1. Sniffer Peralatan yang dapat memonitor proses yang sedang berlangsung 2. Spoofing Penggunaan komputer untuk meniru dengan cara menimpa identitas atau alamat IP 3. Phreaking Perilaku menjadikan sistem pengamanan telepon melemah 4. Remote Attack Segala bentuk serangan terhadap suatu mesin dimana penyerangnya tidak memiliki kendali terhadap mesin tersebut karena dilakukan dari jarak jauh di luar sistem jaringan atau media transmisi 5. Hole Kondisi dari software atau hardware yang bisa diakses oleh pemakai yang tidak memiliki otoritas atau meningkatnya tingkat pengaksesan tanpa melalui proses autorisasi 6. Cracker Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem dengam maksud jahat Muncul karena sifat dasar manusia yang selalu ingin membangun salah satunya merusak Ciri-ciri cracker a. Bisa membuat program C, C++ atau pearl b. Memiliki pengetahuan TCP/IP c. Menggunakan internet lebih dari 50 jam per-bulan d. Menguasai sistem operasi UNIX atau VMS e. Suka mengoleksi software atau hardware lama f. Terhubung ke internet untuk menjalankan aksinya g. Melakukan aksinya pada malam hari, dengan alasan waktu yang memungkinkan, jalur komunikasi tidak padat, tidak mudah diketahui orang lain Penyebab cracker melakukan penyerangan a. spite, kecewa, balas dendam b. sport, petualangan c. profit, mencari keuntungan dari imbalan orang lain d. stupidity, mencari perhatian e. cruriosity, mencari perhatian f. politics, alasan politik Ciri-ciri target yang dibobol cracker a. Sulit ditentukan b. Biasanya organisasi besar dan financial dengan sistem pengamanan yang canggih c. Bila yang dibobol jaringan kecil biasanya sistem pengamanannya lemah, dan pemiliknya baru dalam bidang internet Ciri-ciri target yang berhasil dibobol cracker a. Pengguna bisa mengakses, bisa masuk ke jaringan tanpa nama dan password b. Pengganggu bisa mengakses, merusak, mengubah atau sejenisnya terhadap data c. Pengganggu bisa mengambil alih kendali sistem d. Sistem hang, gagal bekerja, reboot atau sistem berada dalam kondisi tidak dapat dioperasikan Hacker Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem yang biasanya sukar dimengerti untuk kemudian mengelolanya dan men-share hasil ujicoba yang dilakukannya. Hacker tidak merusak sistem. Tujuan Keamanan Jaringan Komputer 1. Availability / Ketersediaan 2. Reliability / Kehandalan 3. Confidentiality / Kerahasiaan Cara Pengamanan Jaringan Komputer 1. Autentikasi Proses pengenalan peralatan, sistem operasi, kegiatan, aplikasi dan identitas user yang terhubung dengan jaringan komputer. Autentikasi dimulai pada saat user login ke jaringan dengan cara memasukkan password. Tahapan Autentikasi a. Autentikasi untuk mengetahui lokasi dari peralatan pada suatu simpul jaringan data link layer dan network layer b. Autentikasi untuk mengenal sistem operasi yang terhubung ke jaringan transport layer c. Autentikasi untuk mengetahui fungsi/proses yang sedang terjadi di suatu simpul jaringan session dan presentation layer d. Autentikasi untuk mengenali user dan aplikasi yang digunakan application layer 2. Enkripsi Teknik pengkodean data yang berguna untuk menjaga data / file baik di dalam komputer maupun pada jalur komunikasi dari pemakai yang tidak dikehendaki. Enkripsi diperlukan untuk menjaga kerahasiaan data. Teknik Enkripsi a. DES Data Encription Standard b. RSA Rivest Shamir Adelman 3. Manajemen Resiko >Perangakat Keras >Perangkat Lunak Sistem Operasi dan Aplikasi >Perangkat Jaringan dan Komunikasi Data >Pengguna Jaringan >Lingkungan >Sarana Pendukung lainnya 4. Pengumpulan Informasi a. Penilaian terhadap segala bentuk Ancaman threat b. Penilaian terhadap bagian yang berpotensi terkena gangguan vulnerability c. Penilaian terhadap perlindungan yang effektif safeguard 5. Identifikasi Assets >Keamanan fasilitas fisik jaringan >Keamanan perangkat lunak >Keamanan pengguna jaringan >Keamanan komunikasi data >Keamanan lingkungan jaringan 6. Analisis Menganalisa tingkat penanganan resiko dengan membandingkan nilai aset yang ada. 7. Output a. Menjalankan safeguard / risk b. analysis tools Jadi, resiko itu harus diketahui dulu apa baru bisa dicarikan solusinya. Semoga bermanfaat. Terima kasih.
Mengalami masalah pada jaringan komputer merupakan hal yang sangat menyebalkan. Pasalnya kini semua aktivitas manusia terhubung melalui jaringan komputer. Bagaimanapun, jaringan komputer adalah sistem kompleks yang terdiri dari berbagai struktur dan komponen. Ada beragam jenis masalah pada jaringan komputer yang dapat menyebabkan gangguan lokal hingga koneksi jaringan global. Jika jaringan Anda gagal atau mengalami masalah apa pun, maka produktivitas pribadi bahkan organisasi Anda akan terpengaruh. Berikut masalah pada jaringan komputer yang biasa terjadi lengkap dengan solusi mengatasinya. Mari kita simak. Berbagai Masalah pada Jaringan Komputer, Penyebab, dan Cara Mengatasinya Pada beberapa kasus, jaringan komputer sering kali mengalami masalah yang disebabkan oleh berbagai faktor. Kali ini kita akan coba membahasnya lebih jauh di artikel ini. 1. Masalah pada Jaringan Komputer Akibat Kerusakan pada Kabel dan Konektor masalah pada jaringan komputer Kabel dan konektor merupakan media yang menjembatani antara komputer dengan peralatan lainnya. Salah satunya berfungsi untuk membuat jaringan Local Area Network LAN. Seperti jaringan kabel UTP dan konektor RJ45. Masalah jaringan pada jenis ini biasanya karena kabel tidak terpasang dengan baik. Susunan kabel dan konektor yang salah, dan kabel putus. Biasanya masalah jaringan yang menggunakan kabel UTP relatif sedikit. Hal ini dikarenakan pemasangannya menggunakan topologi star dan workstation terpasang secara paralel menggunakan switch/hub. Sehingga masalah yang timbul biasanya hanya pada kabel workstation. Solusi untuk permasalahan ini adalah dengan melakukan pengecekan secara berkala. Pastikan kabel dan konektor yang Anda gunakan tersambung dengan baik. Selain memastikan sambungan, Anda juga kami anjurkan untuk melihat kondisi kabel. Apakah kabel masih baik atau sudah mengalami cacat. 2. Masalah Jaringan Karena Virus Komputer Virus komputer dapat berasal dari berbagai sumber, seperti software berbahaya, iklan online, penggunaan media sosial pada komputer, dan masih banyak lainnya. Masalah ini akan menyerang sistem server dan akan menjalar ke semua komputer dalam jaringan Anda. Akibatnya performa pada jaringan komputer akan lambat, bahkan bisa mati oleh virus. Untuk mengatasi masalah ini, pertama Anda harus memeriksa tingkat keparahan infeksi dengan menjalankan pemindaian jaringan lengkap. Pastikan program anti-virus Anda mutakhir. Kedua, cadangkan semua file sistem Anda menggunakan alat yang diperlukan, misalnya hard disk eksternal. Ketiga, bersihkan atau hapus semua file yang mencurigakan yang telah diisolasi terlebih dahulu. Proses isolasi ini dibutuhkan untuk memisahkannya agar tidak terjadi pertukaran dengan file atau sistem jaringan Anda. 3. Masalah Jaringan Karena Kegagalan Sistem Kegagalan sistem bisa memicu masalah pada jaringan komputer. Masalah ini dapat ditimbulkan oleh DHCP server dengan alamat IP statis yang sama. Boleh jadi penyedia layanan internet Anda secara tidak sengaja memberi dua orang alamat IP yang sama. Akibatnya Anda akan mendapat pesan berupa “alamat IP sudah digunakan”. Jika hal ini terjadi, Anda dapat melakukan beberapa langkah berikut. Pertama, klik tombol “Start” dan klik “Run”. Masukkan “cmd” ke dalam kotak teks dan klik “OK”. Maka prompt perintah Windows akan terbuka. Kedua, ketik “ipconfig / renew” dalam prompt perintah dan tekan “Enter”. Ketiga, periksa koneksi jaringan Anda. Komputer Anda akan menerima alamat IP yang tersedia dan belum digunakan. Bagaimana jika Anda tidak bisa mendapatkan alamat IP? Jika jaringan Anda sudah mati, sistem operasi akan mengirimi peringatan yang menyatakan bahwa alat itu tidak diterima dari server DHCP. Hal ini bisa saja terjadi karena DHCP kehabisan alamat atau mungkin permintaan DHCP dari perangkat tidak pernah sampai ke server. Solusi untuk masalah ini adalah dengan memeriksa network interface card NIC. Buka manajer perangkat pada panel kontrol. Luaskan area item network adapters untuk melihat semua adapter jaringan. Kemudian periksa sakelar untuk melihat VLAN mana yang ditetapkan sebagai anggota. Pastikan perangkat lain pada VLAN khusus ini mendapatkan alamat IP. 4. Masalah Jaringan Akibat Connection Errors dan Network Connection Masalah koneksi merupakan masalah jaringan yang paling menjengkelkan dan membuat frustrasi. Masalah pada jaringan komputer yang terdapat pada Network Connection biasanya terletak pada nomor IP dan gateway. Masalah-masalah ini dapat merupakan hasil dari semua jenis gangguan dan masalah di dalam komputer dan/ atau jaringan komputer itu sendiri. Jika Anda mendapatkan pemberitahuan berupa “No connectivity”, berikut yang dapat Anda lakukan untuk memperbaikinya. Langkah 1, nyalakan kembali komputer. Jika proses reboot tidak memperbaiki kendala Anda, lanjut pada langkah 2. Langkah 2, nyalakan kembali router atau modem Anda. Tidak perlu melakukan pengaturan ulang kembali ke default. Cukup matikan router atau modem kemudian nyalakan kembali. Jika ini tidak berhasil, lanjut langkah 3. Langkah 3, Jika Anda terhubung ke jaringan melalui kabel Ethernet, cabut kabelnya dan pasang kembali. Jika Anda terhubung melalui Wi-Fi ketika melihat masalah ini, kemungkinan adapter jaringan berusaha menghemat daya. Maka Anda dapat memilih hapus centang opsi penghematan daya pada menu Wi-Fi Connection pada panel kontrol. Jika jaringan masih belum bisa digunakan alias mati, hubungi penyedia layanan internet Anda untuk bantuan. 5. Masalah Jaringan Karena Konektivitas Lambat Salah satu masalah pada jaringan komputer yang sering dihadapi adalah kendala pada koneksi yang lambat baik pada jaringan ataupun pada respons aplikasi yang digunakan. PC dapat berhenti dan tugas paling sederhana dapat memakan waktu yang cukup lama. Masalah ini sering terjadi ketika komputer pertama kali menyala atau terhubung ke jaringan. Banyak faktor yang memicu kendala ini. Diantaranya adalah penggunaan bandwidth yang berat, kurangnya ruang pada hard drive, menjalankan terlalu banyak aplikasi sekaligus, atau membuka tab browser terlalu banyak dalam satu waktu. Solusi untuk masalah ini tergantung pada akar masalahnya. Anda dapat mengidentifikasinya dengan menggunakan Task Manager untuk Windows atau Activity Monitor untuk Mac. Hal ini berguna untuk melihat aplikasi mana yang memperlambat Anda. Cara lain yang dapat digunakan adalah dengan penggunaan software tertentu untuk menambah kecepatan koneksi internet. 6. Masalah Pada Jaringan Komputer Akibat Kesalahan VPN Ketika Anda mendapat pemberitahuan berupa “unable to establish the VPN connection” atau “error 800” berarti ada yang salah dengan VPN Anda. Jaringan pribadi virtual atau virtual personal network VPN berguna dalam penyediaan koneksi yang aman antara klien lokal dan server jarak jauh. Masalah ini biasanya terjadi akibat perangkat klien terputus dari jaringan lokal, firewall jaringan memblokir lalu lintas VPN, atau nama/alamat yang ditentukan untuk server VPN salah. Berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah ini. Pertama, Anda dapat memeriksa koneksi antara klien dan server. Kedua, pastikan nama/alamat yang dimasukkan pada sisi klien sesuai dengan nama server yang diberikan oleh admin VPN. Ketiga, non-aktifkan sementara pengaturan firewall untuk memastikan bahwa firewall tidak memblokir koneksi Anda. Langkah ketiga dapat Anda coba ketika langkah pertama dan kedua tidak mengubah apapun. Namun demikian, jika ketiga langkah di atas telah Anda coba dan belum memecahkan masalah, bisa jadi server kelebihan beban atau offline. Anda dapat memeriksanya dengan bantuan teknisi dari departemen IT Anda untuk mengatasinya. Demikian masalah pada jaringan komputer yang sering menghampiri kita. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Salam sukses dana bahagia, Good People! Ditulis oleh U’um Eli Munawaroh – Last update 05/01/2021 by orapada
KISI – KISI UAS SISTEM INFORMASI MANAGEMEN Nama Suradi Prarestu /Npm 133010015/Amik/Mi/Ks. –faktor penyebab resiko dalam jaringan komputer ? Perusahan ? – User Computing EUC ? keberhasilan Esi ? sistem informasi manufacture ? Jawaban Kelemahan manusia Human error -Kelemahan perangkat keras komputer -Kelemahan sistem oprasi jaringan -Kelemahan sistem jaringan komunikasi perusahaan dapat di artikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor eksterin yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatan sedangkan arti lingkungan secara luas mencakup semua faktor eksterin yang mempegaruhi individu perusahaan dan masyarakat User Computing adalah sistem informasi yang berbasis komputer yg secara langsung mendukung aplikasi oprasional dan manajerial and End User EUS adalah salah satu metode pengembangan sistem berbasis komputer yg di lakukan oleh pemakai sendiri User. Eksekutif -Sponsor Oprasi -Staf Jasa informasi yg sesuai -Teknologi informasi yg sesuai -Managemen data -Kaitan yg jelas dengan tujuan bisnis -Managemen atas penolakan organisasi -Manajemen atas penyebaran dan evolusi sistem yang di gunakan manufacture -Rop Reorder point Suatu sistem yang mendasarkan keputusan pembelian berdasarkan titik pemesanan kembali -Mrp Material Requirements planning suatu sistem yang di pakai untuk merencanakan kebutuhan berbagi bahan baku yang di perlukan dalam proses produksi -Mrp II Material resources Planning Suatu sistem yg memadukan Mrp menjadwalkan produksi dan oprasi pada bengkel kerja sistem ini hanya untuk memperkerjakan mesin secara efektif . -Jit Just In Time suatu pendekatan yang menjaga arus bahan baku melalui pabrik agar selalu dalam keadaan minimum pabrik dengan mengatur bahan baku tiba di bengkel kerja pada saat di perlukan atau tepat pada waktunya. komputer integrated manufacturing Suatu sistem yang mengambungkan berbagai tehnik untuk menciptakan proses manufactur yang luwes,cepat dan menghasilkan pruduk berkualitas tinggi,dan Efisien.